Senin, 17 Desember 2012

Airbag untuk HP, Jadi Anti Jatuh, deh...


Amazon bisa jadi jadi produsen pertama yang bakal menjual handphone tahan banting, karena produk tersebut dilengkap dengan airbag. Sang CEO, Jeff Bezos telah mengumumkan dengan resmi soal paten ini.

Daya kerja airbag ini serupa dengan yang terpasang pada mobil. Jadi, kalau seseorang sengaja atau tidak menjatuhkan handphone, maka accelerometer secara aktif mendeteksi apakah jatuh terlalu cepat atau tidak. Bila ya, airbag yang terpasang pada beberapa bagian akan mengembang dan meredam efek jatuhnya.


Menurut Vice President Amazaon, Greg Heart, paten terbaru ini bisa dipakai untuk membuat handphone berteknologi airbag. Kalau tidak, ide tersebut akan dipakai oleh produsen lain dengan membayar lisensi ke Amazon.

Bagaimanapun, banyak pihak yakin airbag ini akan digunakan pada produk Amazon seperti Kindle keluaran terbaru.

Yang jadi pertanyaan, airbag pada mobil biasanya tak berfungsi lagi setelah terjadi kecelakaan. Bagaimana dengan airbag pada handphone, apakah setelah mengembang lalu bisa kembali menyusut dan bisa berguna lagi setelah itu? Kita tahu, seringkali handphone tidak hanya jatuh sekali, melainkan berulang-ulang. Apakah teknologi ini benar-benar berguna? Tunggu saja perkembangan selanjutnya...
Sumber: apakabardunia.com

Pelepah Pisang Bisa Jadi Peredam Suara


Dewasa ini banyak perumahan dengan sistem cluster. Repotnya, kalau sebuah rumah memiliki perangkat Home Theater berarti akan mengganggu tetangga lainnya. Sebagai solusi, mengapa tidak coba meredam suaranya dengan pelepah daun pisang?

Ide ini ditemukan oleh Maharani Dian Permanasari saat mahasiswa pascasarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB). Menurutnya, saat ini kemampuan meredam suara dari pelepah pisang belum meliputi seluruh frekuensi suara. Suara frekuensi rendah 125 hertz bisa meredam hingga 51 persen, tetapi pada frekuensi 160 hertz tidak sampai meredam 21 persen. Pada frekuensi tinggi, 2.000 hertz, bisa meredam sampai 55 persen, tapi pada 1.600 hertz hanya 40 persen.



”Jika anyaman pelepah pisang dipasang di rumah sebagai peredam suara ruang home theatre, tentu harganya lebih terjangkau ketimbang peredam suara impor,” kata wanita yang kini menjadi dosen di Universitas Surabaya.

Menurut Maharani, dia menggunakan lapisan ketiga dan keempat atau di tengah pokok pohon pisang. Alasannya, lapisan pertama dan kedua terlalu rapuh karena kering, sementara lapisan kelima dan keenam sulit dibentuk karena terlalu banyak kandungan airnya. Pelepah pisang memiliki karakter berpori, berongga, serta berserat sehingga tampil unik.

Setelah menjajal berbagai jenis pisang, pilihan jatuh pada pisang kepok. Sebelumnya, Maharani sudah mencoba pelepah pisang susu (Musa sativa L), pisang raja (Musa paradisiaca), maupun pisang batu (Musa balbisiana Colla), tetapi daya redam suaranya tidak ada yang bisa mengalahkan pelepah pisang kepok.



”Sewaktu diuji di Puslitbangkim, peneliti di sana sempat heran karena yang biasa diuji akustik adalah bahan seperti gipsum atau kayu,” ujarnya.

Hak cipta dari desain pelepah pisang sebagai bahan akustik itu sudah didaftarkan Maharani ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual. Di sela tugasnya sebagai dosen, Maharani terus meneliti mengenai aplikasi pelepah pisang kepok untuk dipakai secara massal hingga kemungkinan dijual secara komersial.

Dengan penelitian ini, Maharani berharap agar produksi pisang di Indonesia makin didorong karena tidak hanya buahnya yang dipanen, tetapi juga batang pohon pisang ikut memberikan nilai ekonomis kepada petaninya.
Sumber: apakabardunia.com

8 Fitur Mengagumkan dari Windows 8


Windows 8 sudah resmi diluncurkan. Mungkin Anda sempat melihatnya pada tayangan iklan di televisi. Sistem operasi ini menjadi perbincangan hangat, bahkan sejak sebelum diperkenalkan secara resmi. Alasannya, ini adalah upaya pertama Microsoft membuat satu sistem operasi yang dapat berjalan untuk PC ataupun tablet. Apa lagi keunggulannya?


info.chicagomicro.com

1. Start Tersembunyi

Bila selama ini Anda menggunakan sistem operasi Microsoft, pasti tombol ‘Start’ di pojok kiri bawah layar merupakan salah satu bagian yang paling familiar. Namun pada Windows 8, tombol ini ternyata disembunyikan. Selain hal tersebut, ternyata banyak perubahan lain yang dibawa Windows 8.

2. Warna-warni

Alasan lainnya adalah banyaknya perubahan radikal yang disertakan dalam sistem operasi versi consumer preview ini yang telah dapat diunduh. Yang paling ramai diperbincangkan adalah desain antar-muka (interface) berupa Metro, yang serupa dengan tampilan pada Windows Mobile.

Pada start screen berlatar hitam ditampilkan kumpulan aplikasi atau profil dari teman dalam kontak pengguna dalam kumpulan kotak berwarna-warni. Anda dapat mengatur warna apa yang diinginkan atau memilih aplikasi apa yang ingin ditempel pada start screen ini.

3. Seret saja langsung tertutup

Dengan tampilan Metro, banyak fungsi dalam komputer yang berubah banyak dari fungsi sebelumnya. Untuk keluar dari suatu aplikasi, misalnya, tak lagi harus mengklik tanda silang di ujung kanan atas layar. Tinggal menyeret dan membuangnya ke bawah layar.

Untuk berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain juga tak perlu melakukan dengan mengklik tab pada taskbar. Perangkat berlayar sentuh dapat melakukannya hanya dengan menggeser aplikasi dari ujung layar. Sedangkan untuk PC dengan mengklik kursor pada ujung kiri atas layar.


techrepublic.com

4. Charm

Salah satu fitur yang paling fundamental dalam Windows 8 adalah ‘Charm’, yang terdapat dalam berbagai aplikasi dan memiliki beberapa pilihan yang dapat dijalankan, seperti search, share, atau setting.

Charm dapat diaktifkan dengan mengarahkan kursor ke bagian ujung kanan layar atau menggesernya ketika menggunakan layar sentuh. Saat membuka file foto, Charm dapat diaktifkan dan pilih menu share untuk langsung membagi file ini melalui jejaring sosial maupun email.

Dalam sistem operasi ini Microsoft juga menyertakan Internet Explorer 10 dalam versi Metro dan versi desktop. Versi Metro tampil dalam satu layar penuh yang bersih dari berbagai toolbar dan dapat kembali ke halaman sebelumnya dengan cara menyeret halaman ke kanan atau ke kiri.

Dengan fitur Charm, yang juga tertanam pada aplikasi ini, fungsi pencarian membandingkan hasil pencarian antara Internet Explorer dan aplikasi lain. Contohnya, bila dimasukkan kata “Jakarta” hasil pencarian pada browser menunjukkan berbagai tautan mengenai kata itu. Sedangkan pada aplikasi Weather, keadaan cuaca di Jakarta bisa terlihat.

5. Picture Password

Windows 8 juga menghadirkan fitur ‘Picture Password’, yaitu cara baru membuka kunci pada layar. Untuk menggunakan fitur ini, yang harus dilakukan adalah menyiapkan foto, lalu menyimpan pola berupa garis atau lingkaran di atasnya. Untuk mengaktifkan, tinggal menggambar pola yang sama di atas gambar tersebut.

6. Ada ruang belanja

Microsoft menyadari bahwa saat ini perangkat yang dapat mengakses berbagai aplikasi merupakan daya tarik tersendiri. Karena itu, mereka menyertakan Windows Store, yang menyediakan berbagai aplikasi dan game yang dapat diunduh semudah pada versi smartphone.

Windows Store adalah tool aplikasi online yang memungkinkan pengguna mengunduh aplikasi secara gratis maupun secara berbayar.

"Ini pertama kali sepanjang sejarah Microsoft, kami punya Windows Store dalam sistem operasi kami,” ujar Presiden Direktur Microsoft Indonesia Andreas Diantoro, disela-sela peluncuran Windows 8 di Jakarta, baru-baru ini.

Pengguna Windows 8 kini dapat mengunduh aplikasi lokal maupun internasional melalui Windows Store.


businessinsider.com
7. Layar Sentuh

Selain Windows Store, Windows 8 memungkinkan penggunanya menggunakan layar sentuh, papan tombol, maupun mouse.

“Windows 7 kebanyakan menggunakan keyboard dan mouse. Di Windows 8, kami memberikan empowerment pada costumer kami untuk bias touch, keyboard, dan mouse,” jelas Andreas.
8.Ukurannya Tidak besar

Windows 8 disebutkan dapat dijalankan pada perangkat dengan prosesor 1 GB dan memori 1 GB.

"Pada dasarnya, semua yang pakai Windows 7 sudah bisa. Windows 8 size-nya lebih kecil dari 7. Mudah-mudahan dari orang-orang yang masih menggunakan XP, migrasi ke Windows 7 dan Windows 8,” ujar Andreas.
Sumber: apakabardunia.com
Terimakasih sudah berkunjung :)